Rambut

G ara-gara rambut, belakangan ini saya merasa agak nggak pede.
Penyebabnya, beberapa helai rambut di kepala saya sudah memutih dan jumlahnya dari hari ke hari kok makin banyak saja. Padahal, usia saya ya belum tua-tua amat. Saya tanyakan ibu, mungkin itu pengaruh genetik. Sebab, saat ayah seusia saya, katanya, rambutnya juga sudah mulai memutih.

Biar agak tersamar, pernah saya coba ngecat rambut dengan warna brown. Memang sih, uban-uban itu jadi nggak kelihatan. Tapi karena warna kulit saya yang item, saya pernah diledek teman katanya seperti pengamen lampu merah.

Ngomong-ngomong soal rambut, saya membayangkan seandainya manusia tidak punya rambut. Mungkin akan banyak kecelakaan lalu-lintas, terutama di siang hari. Soalnya, pengendara akan silau akibat pantulan sinar matahari di kepala-kepala botak yang ada di sekitar jalanan.

Mungkin juga orang terus bersin-bersin karena lobang hidung tidak ada filter berupa rambut, sehingga debu mudah masuk. Atau selalu ngucek-ngucek mata karena kelilipan akibat tak punya bulu mata.

Masih soal rambut, pada 8 Mei 2004, Guinness Book mencatat Xie Qiuping dari provinsi Guangxi, China, sebagai wanita dengan rambut terpanjang di dunia. Rambutnya diukur mencapai 5,627 meter.

Sementara seorang pria asal Australia bernama Phil Moore mengaku dirinya tak pernah memotong rambut dan bercukur selama lebih dari sepuluh tahun. Dan, pria 42 tahun itu menegaskan bahwa dirinya belum ada rencana untuk mulai memangkasnya.

Di persepakbolaan, gaya rambut seolah menjadi bagian tak terpisahkan. Entah sekedar ingin cari perhatian atau biar tambah semangat, banyak pemain bola yang tampil dengan gaya rambut tertentu, bahkan kadang nyeleneh.

Banyak pula di antara mereka yang potongan rambutnya menjadi trend setter dan banyak ditiru. Bicara soal ini, sepertinya tak ada yang mengalahkan David Beckham. Pemain LA Galaxy itu terbilang sering berganti model rambut. Dari model biasa, botak, kriwil, hingga mohawk.

Tapi namanya juga wong ganteng, dimodel apa saja tetap enak dilihat. Coba kalau rambut saya yang di-mohawk, mungkin jadinya seperti sikat pembersih WC.


Ngemeng-ngemeng soal rambut, rambut manusia itu beda tempat beda namanya. Kalau di kepala namanya rambut. Ke bawah alis, terus bulu mata (jawa: idep), kumis, jenggot, bulu dada, ke bawah lagi.......bulu kaki.
(source: wikipedia, rileks.com. tribalfootball)




Related Post