Berbagai jurus meningkatkan traffic pun dilakukan. Ada yang berhasil, tapi banyak pula yang gagal. Ya. Siapa sih yang tak ingin blognya banyak dikunjungi?
Sekedar sharing, barangkali tips berikut ini bermanfaat dalam membangun sebuah blog hingga jadi favorit pengunjung.

1. Tentukan target pembaca/pengunjung yang jelas.
Misalnya kita akan membuat blog seputar fashion remaja. Maka pengunjung yang kita bidik adalah yang berusia sekitar 15-22 tahun. Dengan segmen seperti ini mestinya konten, gaya bahasa, dan postingan blog disesuaikan dengan 'selera' mereka. Jangan membuat postingan yang ‘berat’, melainkan fresh dengan bahasa yang ringan dan menghibur.
Beda jika jika kita akan membuat blog bertopik pendidikan dengan segmen para guru. Perlu tulisan yang terkesan serius dan gaya bahasa yang lebih formal.
2. Bentuklah brand image yang kuat.
Blog Cosa, Kang Rohman, dan Anang adalah tiga di antara sekian blog yang punya brand image kuat. Blog Cosa dikenal dengan SEO-nya. Orang ingin belajar SEO, blog dia jadi rujukannya. Begitu pula Kang Rohman yang identik dengan blog tutorial. Sedangkan Anang kuat di personal blognya. Ditunjang kemampuan dia mengungkap pengalaman pribadi dalam sebuah postingan dengan bahasa yang ringan, ditambah konten-konten yang menarik, blog Anang mampu mendatangkan ribuan pengunjung per hari. Wow!
Dan, mereka punya ‘komunitas’ tersendiri, yaitu pengunjung loyal yang selalu merindukan postingan-postingan terbarunya. Di benak mereka barangkali selalu terbersit pertanyaan tutorial SEO apa lagi yang akan ditulis Cosa, tutorial blog apa lagi yang akan diangkat Kang Rohman, pengalaman apa lagi yang akan ditulis Anang?
Tapi kita tidak perlu harus meniru Cosa, Anang atau Kang Rohman. Be yourself. Jika kita masih awam soal teknis blog, kenapa harus memaksakan menulis tutorial blog. Jika kita masih nul putul soal SEO, tak perlu membuat postingan tentang itu. Manfaatkan kebisaan dan potensi kita. Kalau kita piawai main gitar misalnya, kenapa nggak membuat blog tentang teknik bermain gitar.
3. To be different. Dalam sebuah seminar di Surabaya yang saya ikuti beberapa waktu lalu, pakar marketing Hermawan Kertajaya mengatakan, dalam dunia bisnis yang diperlukan bukan paradigma be the best atau be better, melainkan be different. Tampaknya kiat tersebut pas pula diterapkan dalam ngeblog. Buatlah blog kita berbeda. Bisa dari tampilannya, conten-contennya, gaya bahasanya, maupun materi postingannya.
Bagaimana dengan blog ini? Target pembaca dari segi usia, blog wawanwae ini membidik umur 17-40 tahun. Wawanwae juga berusaha membentuk brand image yang kuat, melalui pembuatan blog yang eye catching dengan postingan yang ringan, menghibur dan informatif. Saya berobsesi menjadikan blog ini layaknya koran/majalah virtual yang menarik. Salah satu cara yang saya lakukan adalah melengkapi postingan dengan gambar/foto, ilustrasi dan sebagainya. Hasilnya? Memang masih jauh dibanding tiga blog di atas. Tapi, alhamdulillah terdapat progress yang postitif. Artinya, pengunjung dari hari ke hari terus bertambah.
Maaf, postingan ini bukan bermaksud menggurui. Saya sekedar ingin sharing, barangkali bermanfaat untuk kebangkitan blog kita. Bangkit itu kita. Jadilah diri kita sendiri. Walah, kok niru-niru Deddy Mizwar.



















